Artikel
Salah satu rutinitas tahunan dalam kegiatan pemerintahan adalah penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) kepada pengguna anggaran atau kuasa pengguna anggaran. Penyerahan DIPA menjadi simbol dimulainya pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pada 10 Desember 2024 lalu, Presiden Prabowo Subianto didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming menghadiri acara Penyerahan DIPA dan Buku Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2025 di Istana Negara, Jakarta.
16 Desember 2024
Tahun 2024 tak lama lagi berakhir. Sepanjang tahun ini, aktivitas ekonomi global cenderung lemah dengan kinerja yang bervariasi antarkawasan. Kinerja ekonomi negara-negara maju masih cukup resilien meski masih lebih rendah dibanding periode sebelum pandemi. Pada kuartal III-2024, ekonomi Amerika Serikat tumbuh 2,7% yoy. Di Eropa, laju ekonomi masih stagnan dan tumbuh di kisaran 0,9% pada kuartal III-2024. Ekonomi Tiongkok menunjukkan tanda-tanda perlambatan. Sementara itu, ekonomi di kawasan ASEAN masih resilien meskipun permintaan global turun.
2 Desember 2024
Terpilihnya Trump kembali sebagai Presiden Amerika Serikat tak dapat dipungkiri akan membawa arah baru terhadap tatanan perekonomian global. Bahkan berpotensi menimbulkan efek pada dunia yang signifikan apabila kebijakan kontroversial serupa kembali berulang di periode kedua pemerintahan Trump.
2 Desember 2024
Berdasarkan data Kementerian Keuangan yang disampaikan oleh Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara pada Konferensi Pers APBN KiTa Edisi November 2024, Jumat (8/11/24), anggaran pendidikan hingga 31 Oktober 2024 telah terealisasi sebesar Rp463,1 triliun atau 69,6% dari pagu. Realisasi tersebut tumbuh 10,9% dibandingkan realisasi tahun 2023. Anggaran pendidikan dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan beragam program pendidikan.
18 November 2024
Pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah mulai bertugas per Oktober ini. Presiden menamainya Kabinet Merah Putih, terdiri atas 48 kementerian negara. Jumlah nomenklatur kementerian tersebut bertambah dari kabinet pemerintahan sebelumnya yang berjumlah 34 kementerian negara.
13 November 2024
Sebagai umat yang taat, Radius mencurahkan waktu untuk memberi perhatian pada gereja dan jemaat. Dia juga menekuni kembali hobi lamanya.
4 November 2024
Radius Prawiro berperan dalam penyelesaian utang luar negeri sekaligus memperoleh pinjaman baru untuk pembangunan.
4 November 2024
Dari tahun ke tahun, rendahnya penyerapan anggaran negara meningkat. Anggaran proyek-proyek pembangunan yang belum terpakai itu diatur dengan sistem SIAP. Dinilai menghambat pembangunan, Radius Prawiro menghapuskannya.
31 Oktober 2024
Penerimaan negara dari minyak dan gas turun, pemerintah beralih ke pajak yang semula kurang digarap. Radius Prawiro membuat gebrakan dengan melakukan reformasi perpajakan.
31 Oktober 2024
Radius Prawiro memberi perhatian pada nasib petani dan koperasi. Menggalakkan swasembada beras, menata koperasi, hingga menyediakan kredit bagi petani dan masyarakat desa.
24 Oktober 2024
Pada masa Orde Baru, pemerintah berkali-kali menghadapi inflasi dan minimnya penerimaan negara. Sejumlah kebijakan berani harus diambil. Radius Prawiro tak alergi mengeluarkan kebijakan devaluasi dan deregulasi.
24 Oktober 2024
Di masa perang, jiwa mudanya bergelora. Dia ikut beragam organisasi pemuda dan pelajar. Mencari dana perjuangan. Bahkan ikut memanggul senjata demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
19 Oktober 2024